Untuk mengantisipasi kerawanan pangan di wilayah Kabupaten Jepara, Pemkab mengeluarakan kebijakan diversifikasi makanan. Upaya ini untuk menggantikan beras sebagai makanan pokok dengan sumber daya pangan lokal seperti umbi-umbian, jagung dan aren sagu.
=====================================================
Untuk mengantisipasi adanya kerawanan pangan diperlukan upaya diversifikasi makanan. Salah satunya yaitu dengan pemanfaatan sumber daya lokal sejenis umbi-umbian, seperti uwi, kimpul, kaerut, ganyong, serta gembili. Selain umbi-umbian juga bahan makanan lain seperti jagung dan aren sagu.
Bupati Jepara Hendor martojo mengatakan, ketahanan pangan merupakan prinsip dalam penyelenggaraan pemerintahan. Untuk itu dibutuhkan berbagai kebijakan, seperti kebijakan dalam produksi pangan, cadangan makanan, distribusi pangan, penganekaragaman konsumsi pangan dan penanganan rawan pangan dan gizi.
Hendro menambahkan, kebijakan produksi pangan mencakup penetapan produksi bagi komoditas strategis. Selain itu dibutuhkan target dan sasaran dan waktu yang jelas.
Untuk kebijakan cadangan pangan, selain pemanfaatan sumber daya pangan lokal juga dikembangkan lumbung pangan masyarakat dan peningkatan pemanfaatan teknologi pengolahan pangan. Politik pangan juga dilakukan dengan mebuat cadangan-cadagan pangan, misalnya pemansfaatan sumber daya lokal selain beras.
Selain itu bisa juga dilakukan kegiatan dalam meningkatakan peran serta masyarakat dalam menggudangkan pangan atau membuat lumbung pangan. Masyarakat berupaya agar sisa panganya dihimpun dan ditabung. Pada saatnya bisa didtribusikan dengan harga yang relatif stabil.
Sementara itu, Upaya untuk menggantikan beras sebagai maknan pokok dilaksnakan melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi kepada organisasi kemasyarakatan seperti kelompok wanita tani, PKK tingkat desa, dan juga Posyandu. Sosialisasi berisi materi tentang arti pentingnya diversifikasi non beras non terigu.
Selain itu juga dengan melakukan pelatihan-pelatihan penyusunan menu masakan non beras yang berbasis sumber daya pangan lokal. langkah lain diantaranya juga dengan mengadakan lomba cipta menu masakan non beras non terigu baik tingkat kabupaten maupun tingakt provinsi.
BERLOMBA-LOMBALAH KAMU DALAM KEBAIKAN
Wednesday, December 9, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Comments :
0 comments to “Mengatasi kerawanan pangan di jepara”
Post a Comment