Mulai dari rasa, bau, serta ketebalan daging, diteliti satu-persatu untuk mendapatkan durian yang paling nikmat.
Dengan berbagai keunggulan di setiap kategori, durian yang dibawa Haji Gipah dari desa Kecampi kecamatan tahunan akhirnya dipilih sebagai juaga pertarma dalam lomba tersebut. Juara kedua diberikan kepada Sokib, durian dari rengging, dan juara ketiga juga dari desa Renggeging yang dibawa oleh Nor kiolis.
Kemenangan Gipah dalam lomba durian tidak hanya tahun ini saja. Hampir setiap lomba durian, gipah selalu menjadi juara. Tahun ini Gipah mengikuti lomba durian dengan mengatasnakan cucunya yang bernama Elsa.
Keunggulan durian milik Gipah sehingga selalu menjadi juara karena rasa manis bercampur pahit yang sangat khas. dagingnya juga tebal, serta bijinya kecil. Durian milik Gipah itu meupakan durian petruk, khas Jepara.
Sementara itu, kepala distanak kabupaten Jepara, Wasiyanto mengatakan, lomba durian dan bazar hasil pertanian ini merupakan kegiatan tahunan. Pelaksanaan lomba selalu ditepatkan dengan musim durian yang selalu jatuh pada akhir tahun.
Wasiyanto menambahkan, dengan adanya lomba durian dan bazar hasil pertanian ini diharapkan akan meningkatkan kemandirian petani di Jepara.
dalam lomba durian kali ini diikuti oleh 112 peserta, sementara lomba tanaman hias ada 30 peserta dan lomba kambing etawa diikuti oleh 100 ekor.
Comments :
0 comments to “लोम्बा दुरियन दी जेपारा (Lomba Durian di Jepara)”
Post a Comment