VIVAnews - Mantan juara dunia kelas berat Evander Holyfield akan berhadapan dengan Francois Botha di Uganda, 16 Januari 2010. Pertandingan ini memperebutkan gelar juara dunia versi badan tinju WBF.
Duel Holyfield kontra Botha akan digelar di Nambole Stadium. Keduanya telah sepakat untuk menandatangani kontrak dengan pihak promotor. Pertarungan ini diprediksi akan disaksikan oleh 80 ribu penonton.
"Saya sudah lama mencari kesempatan untuk pergi ke Uganda dan saya berharap pertarungan ini bisa berlangsung ketat," kata Holyfield seperti dilansir situs yahoo.com. "Saya akan memenangkan pertarungan ini dan merebut gelar WBF," katanya.
Holyfield (42-10-2) sudah tidak bertarung lagi sejak kalah angka dari petinju Nikolai Valuev tahun lalu. Petinju yang kini telah menginkak usia 47 tahun itu berharap mampu memenangkan duel ini sehingga bisa pensiun dengan menyandang gelar bergengsi juara dunia.
Holyfield bukanlah nama baru di dunia tinju kelas berat. Petinju Amerika Serikat itu merupakan mantan juara kelas berat versi IBF, WBA, dan WBC. Dia kehilangan ketiga gelarnya saat berhadapan dengan Riddick Bowe 1992 meski akhirnya berhasil merebutnya kembali setahun kemudian.
Holyfield semakin terkenal setelah dia berhasil mengalahkan si Leher Beton, Mike Tyson dan merebut gelar juara WBA yang sempat lepas setelah kalah dari Michael Moorer.
Pertemuan Holyfield dan Tyson berlangsung pada tahun 1996. Dalam duel ini Holyfield menang TKO di ronde ke-11. Kedua petinju kembali bertemu setahun kemudian. Holyfield kembali menang setelah Tyson didiskualifikasi pada ronde ke-3 karena menggigit telinganya.
Dari dua pertarungan ini, Holyfield meraup pendapatan sebesar 34 juta US$. Sedangkan total pemasukannya selama tampil di tinju profesional sudah mencapai 200 juta US$.
BERLOMBA-LOMBALAH KAMU DALAM KEBAIKAN
Friday, January 1, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

di tayang tv indonesia gak ya..??